Mobil Wisatawan Asal Bogor Hangus Terbakar di Jalur Dieng Batang, Warga Dengar 6 Kali Ledakan

Sebuah mobil Nissan Grand Livina yang membawa wisatawan asal Bogor hangus terbakar di jalur menuju kawasan wisata Dieng, Batang, Jawa Tengah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
BATANG – Sebuah mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi F 1075 LG yang membawa rombongan wisatawan asal Bogor ludes terbakar di jalur menuju kawasan wisata Dieng. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Dukuh Kayu Abang, Desa Gerlang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (7/10/2026) siang.
Mobil berwarna cokelat tersebut dikemudikan oleh Bayu Raka Suseno (32), warga Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena pengemudi beserta istri dan anaknya berhasil mengevakuasi diri sebelum api membesar.
Kapolsek Blado, AKP Agus Soepriyanto, membenarkan insiden tersebut. Menurut Agus, kejadian bermula saat mobil sedang dalam perjalanan dari Bogor menuju Dieng. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi melihat kepulan asap keluar dari kap mobil.
"Bayu kemudian menghentikan kendaraan dan turun untuk memeriksa sumber asap. Saat kap mobil dicek, terlihat kobaran api yang berasal dari bagian mesin. Pengemudi sempat berusaha memadamkan api, namun tidak berhasil, dan api menjalar dengan cepat membakar seluruh bagian kendaraan," jelas AKP Agus.
Saksi mata di lokasi kejadian, Cashudi (35), menceritakan bahwa mobil nahas tersebut sebelumnya melaju cukup cepat dan sempat menyalip mobil pikap yang ia kendarai tepat sebelum tanjakan. Tak berselang lama, Cashudi mendapati mobil itu sudah menepi dan para penumpang tengah menyelamatkan diri beserta barang-barang bawaan mereka.
"Begitu saya turun belum sempat apa-apa, apinya tambah besar," ungkap Cashudi. Saksi beserta warga sekitar yang mencoba membantu tidak bisa berbuat banyak karena api kian tak terkendali.
Cashudi menambahkan, selama mobil terbakar dalam rentang waktu 10 hingga 15 menit, ia mendengar setidaknya enam kali suara ledakan dari arah kendaraan tersebut. Ledakan terakhir disebutnya terdengar paling keras.
Meski seluruh penumpang selamat tanpa luka, kerugian material akibat hangusnya mobil tersebut diperkirakan mencapai Rp 80 juta. Kepolisian menduga titik api pertama kali muncul akibat masalah pada ruang mesin.

