3.000 Pegiat Ramaikan Forkot 2026, Semarang Gaungkan Budaya Hidup Sehat

Sebanyak 3.000 pegiat olahraga masyarakat dari 37 Inorga memeriahkan pembukaan Forkot 2026 di Balai Kota Semarang guna menggaungkan budaya hidup sehat dan kebersamaan warga.
Pemerintah Kota Semarang bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Semarang secara resmi membuka gelaran Festival Olahraga Masyarakat Kota Semarang (Forkot) 2026 di Halaman Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, Minggu (4/10/2026). Sebanyak 3.000 pegiat olahraga masyarakat dari 37 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) turut serta memadati arena perlombaan.
Ajang olahraga rekreasi ini mempertandingkan berbagai kategori cabang kegiatan, mulai dari olahraga tradisional seperti bakiak dan engrang, senam, dance, bela diri, hingga olahraga tantangan dan sepeda tua. Rangkaian kegiatan terpusat di kawasan Balai Kota Semarang serta memanfaatkan area publik sekitarnya, termasuk halaman SMAN 3 Semarang, SMAN 5 Semarang, hingga trotoar Jalan Pemuda.
Ketua KORMI Kota Semarang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Dyah Tunjung Pudyawati, menyampaikan bahwa Forkot diselenggarakan untuk menumbuhkan kesadaran berolahraga secara teratur sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. Menurutnya, esensi utama olahraga masyarakat terletak pada kebugaran fisik dan kegembiraan bersama.
"Olahraga masyarakat hadir dengan semangat yang sederhana: bergerak, sehat, gembira, dan bersama-sama. Olahraga tidak selalu berorientasi pada prestasi, tetapi menjadi sarana untuk tetap bugar, membangun silaturahmi, meningkatkan rasa percaya diri, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan aktif," ujar Dyah Tunjung.
Ia menambahkan, Forkot diharapkan menjadi sarana mengenalkan aneka jenis olahraga rekreasi ke ruang-ruang publik secara lebih luas agar seluruh lapisan usia, mulai dari anak-anak, usia produktif, hingga lanjut usia, terdorong untuk aktif berolahraga.
Dukungan fasilitas dan sarana olahraga turut dipastikan oleh Pemerintah Kota Semarang. Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Didik Dwi Hartono, mengapresiasi partisipasi ribuan warga dan menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan aset gelanggang serta ruang publik untuk mendukung kegiatan masyarakat.
"Mari kita sukseskan Forkot Semarang 2026. Kegiatan ini milik kita bersama, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia, semuanya bersemangat," kata Didik.
Antusiasme komunitas tampak salah satunya dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Kota Semarang yang mengerahkan lebih dari 60 pegiat dari tujuh komunitas sepeda tua, seperti Kompos, Paspasan, SOS, Sopan, SOC, Koro, dan Kujang Semarang. Kosti mengikuti berbagai nomor khas, meliputi atraksi sepeda tua, adu cepat, adu lambat, hingga nomor boncengan.
Selain memperkuat kebiasaan hidup sehat di tingkat lokal, Forkot 2026 juga berfungsi sebagai wadah pemetaan dan seleksi atlet rekreasi berjenjang menuju Festival Olahraga Rekreasi Daerah (Forda) tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga Festival Olahraga Nasional (Fornas).
Sumber Referensi:
- Indoraya News - Diikuti 3 Ribu Pegiat Olahraga Masyarakat, Forkot KORMI Kota Semarang Gaungkan Budaya Hidup Sehat
- rri.co.id - Portal berita terpercaya - Gelaran Forkot, DPRD Minta Penyelenggaran Secara Matang - RRI.co.id
- Halo Semarang - Balaikota Bakal Jadi Pusat Event Festival Olahraga Kota, Dewan: Bisa Ajak Masyarakat Gemar Olahraga
- ANTARA News Jateng - Wali kota: Jadikan olahraga masyarakat budaya hidup warga - ANTARA News Jateng
- SuaraBaru.id - Kosti Semarang Kerahkan 60 Lebih Pegiat Olahraga Sepeda di Forkot 2026 - SuaraBaru.id
Sumber foto utama: Indoraya News

