SEMARANG — Mahasiswa Teknik Komputer Universitas Diponegoro (UNDIP), A Faidhullah Farros Basykailakh, mempresentasikan hasil penelitiannya dalam The 13th International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE 2026) yang digelar pada 9–11 September 2026.
Konferensi internasional tersebut dilaksanakan secara hybrid, dengan kegiatan luring berpusat di Nusa Dua, Bali. Farros mengikuti sesi presentasi secara daring dari Semarang sebagai presenter penelitian di bidang Internet of Things (IoT) dan sistem kendali.
Dalam kesempatan tersebut, Farros membawakan penelitian berjudul “Design and Evaluation of an ESP32-Based IoT Fuzzy Logic Microclimate Control System with PWM Ventilation for BSF Larval Rearing Chamber.”
Penelitian tersebut mengangkat pemanfaatan teknologi IoT dan sistem kendali untuk mendukung pengelolaan lingkungan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF). Topik ini mempertemukan pengembangan perangkat embedded, otomasi, dan teknologi cerdas dengan kebutuhan pengelolaan budidaya yang lebih terukur.
Pemanfaatan teknologi pada budidaya BSF memiliki relevansi dengan pengembangan sistem pengelolaan limbah organik dan proses budidaya yang lebih efisien. Pendekatan berbasis sensor, sistem kendali, dan otomasi dapat membantu proses pemantauan kondisi lingkungan serta mengurangi ketergantungan pada pengawasan manual.
Keikutsertaan Farros dalam ICITACEE 2026 turut menambah rekam jejak akademiknya dalam penelitian dan publikasi ilmiah di bidang teknologi komputer. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan riset yang berorientasi pada penerapan teknologi untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
ICITACEE merupakan forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, profesional, dan mahasiswa dalam bidang teknologi informasi, komputer, serta teknik elektro. Melalui forum tersebut, hasil penelitian dari lingkungan perguruan tinggi dapat dipresentasikan dan didiskusikan dalam lingkup akademik yang lebih luas.