Perkuat Postur Pertahanan, Ratusan Satuan Baru dan 6 Kodam Resmi Dibentuk Prabowo

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 6 Komando Daerah Militer (Kodam) dan 198 satuan baru TNI pada HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026, untuk memperkuat pertahanan nasional.
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pembentukan 6 Komando Daerah Militer (Kodam) dan 198 satuan baru di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pengumuman ini dilakukan bertepatan dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang digelar di Markas Besar TNI, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, terdapat 204 satuan baru yang didistribusikan untuk memperkuat kekuatan tempur dan pertahanan teritorial di tiga matra TNI:
TNI Angkatan Darat (AD): Mendapatkan alokasi pengembangan satuan terbanyak. Penambahan utama berupa 6 Kodam baru, yang dua di antaranya secara khusus dibentuk untuk memperkuat wilayah Papua, yakni Kodam Mambruk dan Kodam Rinambora.
TNI Angkatan Laut (AL): Diperkuat dengan lima satuan baru. Penambahan kekuatan di matra laut ini difokuskan pada korps marinir, yang meliputi 1 Brigade Infanteri Marinir dan 4 Batalyon Infanteri Marinir.
TNI Angkatan Udara (AU): Mendapat tambahan 10 satuan baru. Satuan tersebut terdiri atas 1 Divisi II Korpasgat, 1 Brigade Korpasgat, 3 Batalyon Korpasgat, 1 Skadron Pendidikan, 2 Skadron Udara, serta 2 Satuan Radar.
Di sela-sela peresmian ini, Presiden Prabowo juga menegaskan arah evaluasi pembinaan karier di tubuh militer. Beliau secara spesifik meminta seluruh prajurit dan perwira TNI untuk lebih mengutamakan prestasi kerja dibandingkan sekadar mengandalkan senioritas ataupun loyalitas yang sempit.
Penambahan ratusan satuan militer baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat postur pertahanan nasional guna menjaga kedaulatan di wilayah Indonesia yang seluas benua.

