Novel Malam Seribu Jahanam karya sastrawan Indonesia, Intan Paramaditha, berhasil menembus daftar lima finalis National Book Awards 2026 untuk kategori sastra terjemahan di Amerika Serikat. Capaian ini menorehkan tonggak sejarah baru, menandai untuk pertama kalinya karya sastra terjemahan dari bahasa Indonesia berhasil melaju hingga babak final ajang penghargaan prestisius tersebut.
Karya tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris secara kolaboratif oleh Stephen J. Epstein dan Tiffany Tsao, serta diterbitkan oleh Europa Editions. National Book Foundation menyaring lima finalis ini dari daftar panjang yang sebelumnya memuat sepuluh judul karya sastra dunia. Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung di New York pada 18 November 2026 mendatang.
Dalam keterangan resminya, National Book Foundation menyoroti kekuatan narasi novel ini yang menelaah mobilitas sosial, dinamika migrasi, serta relasi persaudaraan perempuan. Yayasan tersebut mencatat bahwa Intan piawai memadukan kekayaan cerita rakyat Indonesia dengan tradisi penceritaan Islam.
Ketika penetapan finalis diumumkan, Intan Paramaditha tengah berada di Amerika Serikat guna menjalani Harvard Radcliffe Fellowship, program prestisius dari Universitas Harvard. Dosen Kajian Media di Universitas Macquarie Sydney tersebut kini juga tengah melangsungkan rangkaian tur buku di kawasan Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada, termasuk berpartisipasi pada ajang Wimbledon BookFest, London Literature Festival di Southbank Centre, dan Toronto International Festival of Authors.
Sebelumnya, novel yang pertama kali diterbitkan di Indonesia oleh Gramedia Pustaka Utama pada Juni 2023 ini berlatar lintas negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, dan Australia. Di dalamnya, Intan meramu genre gotik bernuansa Islam dengan menyoroti teror, dinamika keluarga, politik kelas, hingga kerja perawatan antargenerasi.
Di panggung internasional, penerimaan karya ini terus meluas. Harian asal Inggris, The Independent, mendaulatnya sebagai Novel of the Month edisi Oktober 2026 seiring penerbitannya di Britania Raya pada 8 Oktober 2026. Edisi Australia dan Selandia Baru dijadwalkan rilis lewat penerbit Scribe pada 2 Februari 2027. Selain itu, novel ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Italia dengan judul La notte dei mille inferi oleh ADD Editore, serta hak terjemahannya telah dikantongi oleh penerbit di Prancis (Rivages) dan Polandia (Tajfuny).
Pada kompetisi National Book Awards 2026, Intan Paramaditha bersaing dengan empat penulis internasional lainnya: Karl Ove Knausgaard dari Norwegia lewat The School of Night (diterjemahkan Martin Aitken), Vicente Luis Mora dari Spanyol lewat Centroeuropa (diterjemahkan Rahul Bery), Mohamed Mbougar Sarr dari Senegal lewat Pure Men (diterjemahkan Lara Vergnaud), serta Samar Yazbek dari Suriah lewat karyanya Your Presence Is a Danger to Your Life: Voices of Survival and Witness in Gaza (diterjemahkan Leri Price).
Sumber Referensi:
- https://www.detik.com/pop/culture/d-8703664/novel-malam-seribu-jahanam-masuk-finalis-national-book-award-2026-di-as
- https://www.konde.co/2023/07/malam-seribu-jahanam-novel-horor-tentang-pencarian-tak-berujung/
- https://omong-omong.com/pencarian-tak-berujung-di-malam-seribu-jahanam/
- https://www.gramedia.com/best-seller/review-novel-malam-seribu-jahanam-karya-intan-paramadhita/
- https://www.detik.com/pop/culture/d-8348192/intan-paramaditha-merawat-isu-feminisme-lewat-karya-fiksi
Sumber foto utama: detikpop